TEORI-TEORI BELAJAR DAN APLIKASINYA
Belajar merupakan suatu proses usaha sadar yang
dilakukan oleh individu untuk suatu perubahan dari tidak tahu menjadi tahu,
dari tidak memiliki sikap menjadi bersikap benar, dari tidak terampil menjadi
terampil melakukan sesuatu.
. Pembelajaran merupakan
suatu sistim yang membantu individu belajar dan berinteraksi dengan sumber
belajar dan lingkungan
.Teori adalah seperangkat azaz tentang
kejadian-kejadian yang didalamnnya memuat ide, konsep, prosedur dan prinsip
yang dapat dipelajari, dianalisis dan diuji kebenarannya.
Teori belajar adalah suatu teori yang di dalamnya terdapat tata cara
pengaplikasian kegiatan belajar mengajar antara guru dan siswa, perancangan
metode pembelajaran yang akan dilaksanakan di kelas maupun di luar kelas.
1
Behavioristik
Teori Behavioristik merupakan teori dengan pandangan tetang belajar adalah
perubahan dalam tingkah laku sebagai akibat dari interaksi antara stimulus dan
respon.Pengkondisian klasik
-Generalization (generalisasi)
Generalization adalah pengaruh dari stimulus yang baru untuk menghasilkan
respon yang sama. Misalnya murid dimarahi karena ujian
biologinya buruk. Saat murid untuk ujian kimia dia juga akan menjadi
gugup karena kedua pelajaran tersebut saling berkaitan. Jadi murid
menggeneralisasikan satu ujian mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lain.
- Discrimination (diskriminasi)
Descrimination dalam
pengkondisian klasik terjadi ketika organisme merespon stimulus tertentu tetapi
tidak merespon stimulus lainnya. Dalam kasus murid yang mengikuti
ujian di kelas, dia begitu gugup saat menempuh ujian pelajaran bahasa Indonesia
atau sejarah karena kedua mata pelajaran tersebut jauh berbeda dengan mata
pelajaran kimia dan biologi
-Extinction (pelenyapan)
Suatu
stimulus yang dikondisikan tidak diikuti dengan stimulus tidak dikondisikan,
lama kelamaan organisme tidak akan merespon. Ini berarti bahwa
respon secara bertahap terhapus. Murid yang gugup mengikuti ujian
akan mulai menempuh tes dengan lebih baik,dan kecemasannya mereda.
Teori pengembangan klasik ini sangat membantu untuk mamahami
beberapa aspek pembelajaran dengan lebih baik dan juga membantu memahami
kecemasan dan ketakutan pada murid dalam proses belajar dan pembelajaran .
gGestalt
Gestalt adalah sebuah teori yang menjelaskan proses persepsi melalui pengorganisasian komponen-komponen sensasi yang memiliki hubungan, pola, ataupun kemiripan
menjadi kesatuan.
Pengalaman
tilikan
Pembelajaran
yang bermakna
Perilaku
bertujuan
Prinsip
ruang hidup
e Transfer
dalam Belajar
TTeori skinner
Teori Skinner disebut
juga dengan teori pengkondisian operan. Pelopor teori ini adalah B.F. Skinner. Inti
dari teori ini adalah dimana konsekunsi prilaku akan menyebabkan
perubahan dalam probabilitas prilaku itu akan terjadi.
Konsekuensi
– imbalan atau hukuman bersifat sementara pada prilaku organisme. Contoh seorang
siswa akan mengemas bukunya secara rapi jika dia tahu bahwa dia akan diberikan
hadiah oleh gurunya.
Penguatan
positiv (positeve reinforcement) adalah
apa saja stimulus yang dapat meningkatkan sesuatu tingkah laku. Contoh seorang
siswa yang mencapai prestasi tinggi diberikan hadiah maka dia akan mengulangi
prestasi itu dengan harapan dapat hadiah lagi. Penguatan bisa
berupa benda, penguatan sosial (pujian, sanjungan) atau token (seperti nilai
ujian).
Penguatan
negativ (negative reinforcement) apa
saja stimulus yang menyakitkan atau yang menimbulkan keadaan tidak menyenangkan
atau tidak mengenakan perasaan sehingga dapat mengurangi terjadinya sesuatu
tingkah laku. Contoh seorang siswa akan meninggalkan kebiasaan terlambat
mengumpulkan tugas/PR karena tidak tahan selalu dicemooh oleh gurunya.
Hukuman
(punishment) adalah apa saja stimulus yang menyebabkan sesuatu respon
atau tingkah laku menjadi berkurang atau bahkan langsung dihapuskan atau
ditinggalkan. Contoh seorang siswa yang tidak
mengerjakan PR tidak dibolehkan bermain bersama teman-temannya saat jam
istirahat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar